HEMATEMESIS (Muntah Darah)

          Hematemesis atau muntah darah biasanya menunjukkan adanya perdarahan saluran gastrointestinal (pencernaan). Muntahan darah berwarna merah terang (darah segar) atau bernoda darah menunjukkan perdarahan baru terjadi. Muntah darah berwarna merah gelap, coklat atau hitam (warna dan muntahan seperti ampas kopi) menandakan darah sudah tertahan lama di lambung dan sudah tercerna sebagian.
          Meskipun hematemesis (muntah darah) biasanya berasal dari gangguan saluran pencernaan, hematemesis juga bisa berasal dari kelainan koagulasi (pembekuan darah) atau pengobatan yang mengiritasi saluran pencernaan. Varises esofagus juga bisa menyebabkan hematemesis. Darah dari epitaksis atau erosi orofaring yang tertelan juga bisa menyebabkan muntah darah. Hematemesis juga bisa dipicu oleh tekanan, stress emosional dan pemakaian antiperadangan(anti-radang), antikoagulan(anti-pembekuan), atau alkohol. Pada penderita varises esofagus hematemesis ini diakibatkan oleh trauma sewaktu menelan makanan yang keras atau makanan yang baru sebagian dikunyah.
          Hematemesis selalu menjadi tanda penting, tetapi keparahannya bergantung pada jumlah, sumber dan kecepatan perdarahan. Hematemesis yang luas (muntah 500-1000 ml darah) dapat membahayakan jiwa.



Penyebab Medis
Antraks (GI=Gastrointestinal--> saluran pencernaan)
          Tanda dan gejala awal sesudah makan daging dari hewan yang terinfeksi bakteri gram positif, pembentuk spora, Bascillus anthracis  adalah hilangnya nafsu makan, mual, muntah dan demam. Tanda serta gejala dapat berkembang menjadi hematemesis, nyeri perut dan diare berdarah yang parah

Gangguan Pembekuan Darah
          Setiap kelainan yang mengganggu pembekuan normal dapat menyebabkan perdarahan gastrointestinal dan hematemesis moderat atau parah. Perdarahan dapat terjadi di sistem tubuh lainnya, menimbulkan tanda seperti epitaksis dan ekimosis. Efek terkait lainnya bervariasi bergantung pada kelainan pembekuan darahnya seperti trombositopenia atau hemofilia.

Kanker Esofagus
          Tanda lanjut dari kanker esogagus adalah hematemesis disertai dengan nyeri dada yang terus-menerus yang menyebar ke punggung. Tanda lain adalah rasa penuh substernal, disfagia hebat, mual, muntah dengan regurgitasi noktural dan aspirasi, hemoptisis, demam, cegukan, nyeri tenggorok, melena dan halitosis (napas bau)

Robek Esofagus
          Keparahan hematemesis bergantung pada penyebab robeknya esofagus. Jika esofagus robek karena instrumen (peralatan) hematemesis biasanya ringan. Namun bila robek karena sindrom Boerhaave (kenaikan tekanan esofagus karena muntah atau bertahak) atau kelainan esofagus lain umumnya menyebabkan hematemesis yang lebih parah. Kelainan yang membahayakan jiwa ini juga dapat menimbulkan sakit retrosternal, epigastrik, leher atau skapula yang hebat, disertai dengan edema dada dan leher.
Varises Esofagus (pecah)
          Pecahnya varises esofagus yang membahayakan jiwa dapat membuat pasien muntah dalam jumlah besar, dengan muntahan seperti ampas kopi atau merah terang. Tanda syok seperti hipotensi atau takikardia dapat mengikuti atau bahkan mendahului hematemesis jika lambung terisi darah sebelum terjadi muntah. Gejala lain dapat mencakup perut menggembung dan melena.

Kanker Lambung
          Muntahan yang berwarna merah terang atau coklat gelap tanpa sakit merupakan tanda lanjut dari kanker lambung, yang biasanya dimulai tanpa disadari, berupa rasa tidak enak di bagian atas perut. Baru kemudian pasien mengalami anoreksia, mual ringan dan dispepsia kronis yang tidak bisa diredakan dengan antasida dan menjadi hebat jika pasiean makan. Gejala lanjut mencakup lelah, lemah, berat badan turun, rasa penuh, melena, perubahan pola buang air dan tanda-tanda malnutrisi seperti lemah otot dan kulit kering.

Gastritis Akut
          Hematemesis dan melena adalah tanda paling umum dari gastritis akut. Bahkan keduanya bisa menjadi tanda satu-satunya, meskipun rasa tidak enak ringan di lambung, mual, demam dan lemas juga bisa terjadi. Perdarahan yang banyak merupakan tanda awal dari syok. Kebanyakan pasien mempunyai riwayat penyalahgunaan alkohol, menggunakan aspirin atau beberapa NSAID (Non Steroid Antiinflamatory Drugs) lainnya. Gastritis juga bisa terjadi setelah infeksi Helicobacter pylori.

Tukak Lambung (Ulkus Peptikum)
          Hematemesis dapat terjadi  jika tukak peptik menembus arteri, vena atau jaringan yang banyak mengandung pembuluh darah. Hematemesis hebat dan mungkin mengancam jiwa merupakan ciri khas jika terjadi lubang pada arteri. Tanda lain adalah melena atau hematochezia, menggigil, demam dan tanda-tanda serta gejala syok dan dehidrasi seperti takikardia, hipotensi, turgor kulit yang buruk dan haus. Pasien mungkin mempunyai riwayat mual muntah, nyeri tekan epigastrik dan sakit epigastri yang bisa diredakan dengan antasida atau makanan. Pasien mungkin juga mempunyai riwayat merokok, minum alkohol atau NSAID

Penyebab Lain
Pengobatan
          Intubasi NG atau endotrakeal yang menimbulkan trauma bisa menyebabkan hematemesis yang berkaitan dengan darah yang tertelan. Bedah hidung atau tenggorok juga bisa menimbulkan tanda-tanda ini. 





Baca Juga



12 comments:

  1. cara pengobatan yg alami gimana?karna adik saya sering muntah darah disertai pendarahan tiap hari.mohon bantuanya trima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setiap Hari...?

      Kami tidak menyarankan pengobatan apapun karena penyakit yang diderita adik anda belum sepenuhnya jelas, karena muntah darah itu hanyalah gejala dibalik penyakit yang sebenarnya. dan muntah darah bisa merupakan tanda dari berbagai macam penyakit...
      Beda penyakit, beda pengobatan...

      Sebagai perawat, kami sangat menyarankan membawa adik anda untuk diperiksa Dokter, terutama jika ingin lebih advance anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis Penyakit Dalam... agar dapat diidentifikasi penyakit yang melatar belakangi muntah darah tersebut...
      Banyak sekali yang harus dikaji lebih dalam mengenai muntah darah tsb, misalnya warnanya merah terang, gelap atau kecoklatan. Bercak, gumpalan atau muntahan. Terdapat batuk atau tidak, karena bisa saja darah yang keluar bukan dari pencernaan tetapi dari sistem pernapasan...
      Banyak sekali yang harus dipastikan Pak Fatkhur Rozi...

      Saran kami sebagai perawat sebelum jika anda belum berkonsultasi ke dokter adalah
      1. Hindari mengkonsumsi makanan yang memicu meningkatnya asam lambung (Pedas, asam, kafeein, alkohol)
      2. Hindari merokok
      3. Kurangi memakan makanan mengandung lemak dan bersantan karena akan memperberat kerja pencernaan
      4. Memakan makanan sedikit-sedikit namun sering. Memakan makanan sekaligus dalam porsi besar akan menyebabkan lambung terisi penuh dan sesak sehingga memicu tekanan balik yang mengakibatkan muntah
      5. Hindari stress, karena stress juga dapat meningkatkan pengeluaran asam lambung
      6. Sering minum air putih di antara waktu makan, air putih dapat membantu menetralkan asam lambung
      7. Jaga lingkungan tetap bersih dan hilangkan bau-bauan yang menyengat di sekitar anda, bau yang menyengat juga dapat mencetuskan mual dan berakibat muntah
      8. Segera periksa ke dokter

      Demikian, semoga dapat membantu dalam penanganan adik anda...

      Delete
  2. kakek saya jgak muntah darah dlm 1 hari bisa ngabisin 2kantong darah ...
    tpi kataxa dokter hatixa baik"aja...
    trus gejala.lain dia kena ginjal dan prostat ....
    trus muntah darahxa itu disebsbkan oleh apa.???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menghabiskan 2 kantong darah untuk transfusi maksudnya...?
      Atau muntah darah hingga sebanyak 2 kantong...?

      Jika yang anda maksudkan adalah mendapatkan transfusi 2 kantong darah dalam 1 hari, berarti kakek anda sedang mengalami anemia (kekurangan sel darah), sehingga membutuhkan tambahan darah dari luar...

      Anemia bisa karena
      1. Kekurangan darah karena perdarahan
      2. Kekurangan darah karena darah cepat rusak dan mati
      3. Kekurangan darah karena produksi darah menurun

      Jika menurut dokter fungsi hati baik-baik saja...
      Kondisi di atas juga dapat dihubungkan dengan kerusakan Fungsi Ginjal (Gagal Ginjal)...
      Nah... Apakah kakek anda mengalami gagal ginjal...?

      Ginjal mengeluarkan hormon yang bernama Eritropoetin yang berfungsi untuk memicu produksi sel darah merah, jika ginjal mengalami kerusakan, ginjal tidak mampu mengeluarkan hormon eritropoetin sehingga pembentukan sel darah merah terhambat..
      Hal inilah yang menyebabkan Anemia (Kekurangan darah akibat produksi menurun)

      Fungsi ginjal yang lain adalah menyaring sampah metabolisme tubuh dari darah dan mengeluarkannya lewat urin... Jika ginjal mengalami kerusakan (Gagal Ginjal) maka sampah metabolisme akan tetap beredar di dalam tubuh sehingga menjadi zat berbahaya bagi tubuh..
      Oleh karena itu salah satu ciri-ciri orang dengan Gagal Ginjal terutama Kronis adalah bau mulutnya kurang sedap (Nafas berbau Amonia), hal ini dapat merangsang pasien merasa mual dan akhirnya muntah...

      Sampah metabolik ini dapat menyebabkan banyak sekali gangguan pada tubuh pasien, salah satunya adalah pada saluran pencernaan, saluran pencernaan dapat terjadi peradangan yang jika dibiarkan dapat menyebabkan luka dan perdarahan...
      Jika pasien selalu merasa mual karena efek (amonia) maka sewaktu-waktu pasien dapat muntah dan mengeluarkan isi dari dalam saluran pencernaan, pada saat yang sama yang dikeluarkan adalah darah hasil dari perlukaan saluran pencernaan...

      Sdr/Sdri Mawar Hitam
      Di atas adalah proses yang kami cocokkan dengan kondisi yang anda sebutkan, namun kepastiannya tetap harus anda konsultasikan dengan dokter... karena banyak sekali pemeriksaan yang harus dilakukan untuk mengetahui penyebab utama terjadinya muntah darah tersebut...
      Belum tentu yang kami ungkapkan di atas sesuai dengan apa yang terjadi pada kakek anda...

      Berkonsultasilah ke doker Spesialis Penyakit Dalam untuk penanganan lebih lanjut...

      Semoga membantu...

      Delete
    2. Muna_nakcute@ymail.com15 January 2014 23:10

      Jika sakit kepala sakit perut trus sering sakit panas jarang makan muntah darah itu di namakan pyakit pa ya tl0ng d jwb

      Delete
    3. Salah satu kemungkinan adalah "Ulkus Peptikum"
      Sederhananya terjadi luka pada saluran pencernaan, mungkin terdapat luka pada lambung...
      Jika lambung jarang terisi makanan sedangkan asam lambung diproduksi secara periodik maka, saat tidak ada makanan asam lambung dalam jumlah tertentu akan mencerna lambung sendiri sehingga terjadi luka, luka ini yang menimbulkan nyeri dan perdarahan yang keluar melalui muntah...

      http://serpihanilmuku.blogspot.com/2011/10/v-behaviorurldefaultvmlo.html

      Delete
  3. Kalau perut terasa panas, mual2 sampai muntah darah, pusing dan tenggorokan terasa mengganjal.. kira2 penyakit apa?? dan bagaimana mengobatinya? terima kasih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terasa panas di ulu hati...?
      Salah satu kemungkinan Gastritis (Maag)...

      Kami bukan dokter yang melakukan pengobatan terhadap penyakit, kami adalah Perawat yang melakukan tindakan atas dasar respon pasien terhadap penyakit.... Namun kami dapat menyarankan anda menkonsumsi antasida yang dijual bebas di Apotek...

      Saran kami sebagai perawat...
      1. Hindari mengkonsumsi makanan yang memicu meningkatnya asam lambung (Pedas, asam, kafeein, alkohol)
      2. Hindari merokok
      3. Kurangi memakan makanan mengandung lemak dan bersantan karena akan memperberat kerja pencernaan
      4. Makan teratur (jangan terlalu sering terlambat makan)
      5. Hindari stress, karena stress juga dapat meningkatkan pengeluaran asam lambung
      6. Sering minum air putih di antara waktu makan, air putih dapat membantu menetralkan asam lambung
      7. Segera periksa ke dokter

      Semoga dapat membantu...

      Delete
  4. Saya mau tanya...bapak sya sehabis struk..tp sudah mendingan, nafsu makan nya bgtu hebat..tp kenapa ya bisa muntah warna nya sperti ampas kopi gitu dan ada gumpalan darah beku dan BAB nya jga hitam warna nya..tolong gimna cara pengobtan nya......

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kami bukanlah dokter yang memiliki wewenang melakukan pengobatan...
      melihat gejala klinis yang orang tua mas heri irawan alami, kami menyaranakan agar memeriksakan fungsi hati melalui pemeriksaan darah (laboraturium)....

      Apa orang tua mas irawan memiliki keluhan nyeri perut...?
      Perut terlihat membesar...?
      Warna kulit cenderung terlihat pucat atau menguning..?

      Seberapa banya ayah muntah dan BAB hitam...?
      Apakah nafsu makannya masih tinggi setelah mengalami hal di atas...?

      Delete
  5. Saya awalnya cegukan dr jam 1 siang sampe 6 sore.. Itupun berhenti dikarenakan saya muntah. Saat muntah terlihat darah kering kyk ampas.. Itu kenapa ya? Saat saya makan lagi, cegukan itu kembali ada dan saya harus muntah lagi. SolusiNya bagaimana ya? Terima kasih ;(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Darah kering...?
      Kami kurang memahami istilah darah kering...
      Atau maksudnya darah beku...?


      Jika keluhan berlanjut, segera konsultasikan ke tempat pelayanan kesehatan...

      darah yang berwarna cenderung gelap (hitam/coklat) kemungkinan berasal dari lambung (karena bercampur dengan asam lambung)
      jika terdapat keluhan nyeri perut seperti di ulu hati atau di perut bagian kiri atas, kemungkinan dapat menuju pada Gastritis (maag) atau jika lebih parah laki tukak lambung/ulkus peptikum (luka pada saluran pencernaan)....

      Delete

Pembaca Baik Selalu Meninggalkan Komentar